Selasa, 15 November 2022
PENGIMBASAN GURU BELAJAR SERI AKM Repost 8/02/2021
Belajar dengan memanfaatkan Akun Belajar repost dari 16/02/2021
Mendengar lauching akun belajar oleh Mentri Pendidikan, Bapak Nadiem Makarim, membangkitkan semangat belajar saya. Saya sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum meminta operator segera menarik akun guru belajar dari dapodik serta membagikan ke guru dan siswa.
Mengikuti pelatihan memanfaatkan akun guru belajar dari dua organisasi, akibat semangat yang berapi-api. Matematika Nusantara dan PPPPTK Matematika. Berawal mencoba mana yang diterima, ternyata keduanya diterima. Bahkan saat diujung pergantian tahun 2020, saya harus berkutak dengan tugas yang akan dikirimkan.
Dengan modal pelatihan itu, saya mampu melaksanakan pembelajaran menggunakan, akun belajar.
Fasilitas yang luar biasa dari Google Suite for Education.
Membantu melancarkan pembelajaran di masa Pandemi Covid 19.
GOOGLE SUITE FOR EDUCATION Re post dari 15/11/2022
GOOGLE SUITE FOR EDUCATION DI MASA PANDEMI CORONA
Perubahan yang drastis dalam dunia Pendidikan harus terjadi akibat Pademi Corona. Kejenuhan siswa belajar dari rumah, ketidaksiapan guru menggunakan teknologi untuk pembelajaran, kepedulian orang tua mengajari anak dirumah, keterjangkauan fasilitas internet, dan masih banyak lagi masalah yang terjadi di dunia Pendidikan.
Jangan biarkan anak-anak stres, jangan biarkan orangtua stress, jangan biarkan guru stress, jangan biarkan Pak Mentri beserta jajarannya juga stress. Mari berbuat, mari berkarya, apa yang bisa kita lakukan, lakukan dengan senang hati, lakukan dengan gotong royong. Kita bergerak Bersama membangkitkan Pendidikan Indonesia.
Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Organisasi Penggerak mulai dibentuk sebagai aksi untuk mengatasi masalah ini. Jaringan yang diharapkan mampu menggerakkan Pendidikan, jangan sampai Pendidikan kita mati suri. Anak-anak lupa dengan pelajaran yang dulu dipelajarinya, tetapi juga hanya sedikit pengetahuan yang di dapat karena keterbatasan ini.
Teknologi memegang peranan dalam masa pandemi ini. Google, Microsoft memberikan produk-produk baru agar dapat membantu proses pembelajaran. Google Suite for Education adalah produk Google yang diberikan Pemerintah untuk dibagikan kepada guru dan siswa disekolah.
Google sudah sangat familiar bagi para guru dan siswa. Bisa dipastikan semua siswa atau yang punya android punya akun google. Dengan sedikit mempelajari kembali, pastilah google suite for education (GSE) dapat diterima di dunia Pendidikan.
Pemerintah membagikan akun GSE kepada seluruh siswa dan guru secara gratis. Bagaimana caranya agar sebebelum bulan juli 2021, siswa dan guru sudah mengetahui akunnya dan mengaktivasi akun masing-masin, agar jangan sampai tidak aktif. Langkah yang tepat google melakukan penjaringan trainer-trainer untuk mensosioalisasikan GSE diseluruh pelosok Indonesia.
Pemerintah pusat sudah memfasilitasi, bagaimana dengan dinas Pendidikan Propinsi dan Kabupaten, tidakkan google mampu menggandeng Dinas Pendidikan agar membuka peluang bagi guru dan siswa agar mengetahui fasilitas dan keunggulan GSE disbanding dengan akun biasa yang selama ini mereka miliki.
Bukan hanya guru saja yang perlu dilatih, siswa juga perlu bimbingan agar mampu menggunakan GSE, jangan biarkan siswa menjadi stress ketika tiba-tiba mereka dipaksa menggunakan produk-produk google yang baru. Mungkin kedepan google membuat produk game untuk Pendidikan untuk menghilangkan kejenuhan sisiwa. Membuat produk papan tulis yang digunakan guru untuk mengajar, atau inovasi-inovasi lain yang ditunggu untuk menampung kebutuhan dunia Pendidikan di era pandemi korona ini.
Google bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam Pendidikan adalah Langkah yang tepat. Jangan sampai Langkah yang tepat ini terhenti karena di daerah akun GSE tidak dibagikan ke guru dan siswa, atau karena ketinggalan kebahaaruan produk dibanding dengan perusahaan lain.
Trimakasih Google untuk produk google for educationnya
Salam Pendidikan
Sorta Corie Ivana Panjaitan
FILOSOFI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA Repost 7 Mei 2021
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang biasa dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara
Pengenalan saya selama ini tentang KHD (Ki Hajar Dewantara) sebatas Prapta Triloka dan 2 Mei adalah hari kelahiran Ki Hajar Dewantara. Ternyata banyak hal tentang pendidikan yang patut kita pahami dan terapkan dari filosophi Ki Hajar Dewantara.Nilai dan Peran Guru Penggerak Repost 7 Mei 2021
Nilai dan Peran Guru Penggerak
Mandiri adalah kecakapan intrinsik untuk melakukan sesuatu atau mengatasi masalah tanpa tergantung pada orang lain. Seorang guru penggerak tidak serta merta berhenti ketika orang disekitarnya tidak mendukung dengan program baik yang direncanakan.
Reflektif dalam pemikiran saya sebagai guru matematika berasal dari kata refleksi atau pencerminan. refletif adalah kegiatan kita bercermin terhadap apa yang sudah kita lakukan atau kita alami. Dalam hal ini adalah reflesi untuk kegiatan pada pendidikan calon guru penggerak. Dengan reflektif/pencerminan ini, kita dapat melihat siapa diri kita dari apa yang sudah kita pelajari. apa kelebihan dan kekurangan kita, apa yang perlu diperbaiki dan apa yang bisa semakin kita tingkatkan
Kolaboratif adalah berkerjasama dengan baik memberdayakan perbedaan yang dimiliki untuk dapat mencapai tujuan bersama. Saat melakukan pembelajaran di kelas, saat ini sangat diperlukan kerjasama dengan guru matapelajaran lain bahkan dengan guru mata pelajaran yang berbeda
Inovatif berasal adalah, ide baru untuk mengatasi masalah. Daya inovatif yang dimiliki membuat terbuka nya peluang untuk mengatasi masalah, tidak mundur, melakukan hal-hal yang luar biasa yang baik untuk mencapai tujuan. Dengan daya inovatif guru penggerak, keindahan akan didapat dan kebosan itu akan terlewati.
Berpihak pada murid, berorientasi kepada murid, dalam pendidikan berkiblat kepada murid. Setiap apa yang kita lakukan tujuannya untuk keberhasilan murid. bukan untuk keberhasilan guru. Karena keberhasilan murid itulah yang menjadi keberhasilan bagi guru. Guru tidak hebat jika muridnya tidak berhasil, berbagai prestasi guru tidak berarti jika tidak didahului oleh keberhasilan siswa. Maka dalam melakan program rencana tetap untuk memajukan murid. Saat kita mengikuti lomba katakanlah lomba membuat media pembelajaran tujuan kita bagaimana agar media ini bisa dimanfaatkan siswa dan memahamkan siswa tentang materi itu. kurang tepat jika media itu sangat bagus atau canggih tetapi bila media itu tidak dapat diterapkan/digunakan oleh siswa kita, atau media itu tidak memberikan pemahama kepada anak secara keilmuan dan karakter.
Perannya dapat dilihat dari gambar dibawah ini.
Budaya Positif di Sekolah Repost 22/07/2021
Menumbuhkan Budaya Positif di Sekolah
Saat penerimaan rapor seorang siswa mengambil rapor tidak sesuai jadwal (terlambat), saya mendengar sang guru menanyakan tentang perkalian 8 x 7 tetapi tidak bisa dijawab. Pengalaman lain saya dengan pedagang nasi yang tidak bisa menjumlahkan biaya makan saya dan tema dengan menu yang sama, yang justru bertanya kalau 17.000 tiap orang, berdua berapa kak? Teman saya justru bertanya ke saya karena saya guru matematika. Saya berpikir bagaimana dia bisa berdagang jika operasi sederhana belum lancar. Hal diatas adalah kenyataan yang mungkin sering kita lihat disekitar kita dan menjadi tantangan dalam membuat rancangan sederhana ini.
Tujuan
Malatih siswa membuat kesepakatan dalam pembelajaran matematika dasar yang penting dalam kehidupan semisal pejumlah berulang atau perkalian dan materi lain yang ada dikurikulum.
Tindakan yang akan saya lakukan
1. Merancanakan Pertemuan dengan guru matematika disekolah (MGMP)
2. Berdiskusi dengan guru-guru matematika disekolah terkait penanaman sikap (Profil Pelajar Pancasila) melalui pembelajaran matematika dan memilih materi penting yang akan dikuasai oleh siswa.
3. Membuat suatu kesepakatan kelas, dengan lebih terbuka kepada anak, menerima siswa apa adanya,
4. Membangun pemikiran anak, tidak memaksakan anak, terutama dalam memahami pelajaran matematika yang mungkin tidak begitu disenangi oleh siswa.
5. Memberikan gambaran konsekuensi-konsekuensi jika mereka tidak memahami matematika.
6. Merancang pembelajaran yang menarik agar peserta didik mau belajar matematika dengan senang hati.
7. Berdiskusi dengan kepala sekolah dan guru-guru terkait masalah siswa yang belum bisa mengikuti atau belum aktif dalam pembelajaran daring.
Dukungan yang dibutuhkan
Dukungan dari orangtua, teman guru dan kepala sekolah.
Alat yang dibutuhkan karena sekolah melaksanakan pembelajaran daring, perlu dukungan dari orantua dalam memfasilotasi siswa.
Kebijakan dari sekolah dalam membantu siswa yang terkendala karena fasilitas dengan mengizinkan beberapa siswa membuat tatap muka.
Pelaksanaan
Tidak banyak yang bisa kita harapkan dukungan dari sekolah apalagi secara materil, kita berusaha memperbaiki apa yang bisa kita lakukan bersama dengan anak didik dan beberapa guru yang tergerak untuk memberikan hati bagi peserta didik.
Tugas 1.4.a.10 Aksi Nyata-Budaya Positif
Selasa, 12 Juli 2022
Wisuda Guru Coach Profesional Indonesia Emas
Wisuda Guru Coach Profesional Indonesia Emas Batch 2
Di sesi wisuda ini, saya membuat pantun
Menerima teman kolaborasi yang tak pernah terbayangkan
Dengan menerapian Ilmu coaching yang ditrima
REGULAR COURSE SEAMEO RECSAM 2017 repost dari 13 Mei 2017
Regular Course Seamolec Recsam 2017 Sebulan tidak masuk mengajar di SMP Negeri 2 Siantar, digantikan oleh Miss Sumanni Saragih. Semoga sisw...
-
Literasi di Masa Pandemi SMP Negeri 2 Siantar Kab. Simalungun 3.3.a.10. Aksi Nyata - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid Judul ...
-
“Malu bertanya sesat di jalan” adalah pepatah yang sudah tidak asing lagi kita dengar ditelinga kita. Pepatah itu menunjukkan betapa pen...
-
Belajar Matematika Mengajar Matematika ditengan pandemi corona adalah tantangan baru bagi saya. Perlu banyak belajar, menyesuaikan diri te...




