Selasa, 15 November 2022

PENGIMBASAN GURU BELAJAR SERI AKM Repost 8/02/2021

  




Guru Belajar untuk Mampu Mengajar. 

Perkembangan zaman menuntut guru menciptakan generasi muda Indonesia yang dapat bersaing. Generasi Z dan generasi alpha yang sedang dididik menuntut perubahan yan besar di dunia pendidikan. Ditambah lagi dengan Pandemi Covid 19, memaksa guru melakukan perubahan cepat didunia pendidikan, atau pendidikan tidak akan berjalan.

Akankah kita membuat Pendidikan ini Mati Suri????


Pada kenyataannya perubahan harus dilakukan,
 
Jika kita tidak mampu mengikuti perubahan zaman maka kita tidak akan ada.

Pemerintah megeluarkan Program Guru belajar agar guru-guru dapat melakukan perubahan mengikuti perkembangan zaman yang semakin canggih. 

Program guru belajar dapat di akses melalui laman : https://gurubelajar.kemdikbud.go.id atau 

klik : Disini

Salah satu seri yang sudah ada dalam program guru belajar adalah Asesmen Kompetendi Minimum.
Hasil PISA menunjukkan bahwa Indonesia tercinta masih berada pada urutan terendah. 
Pemerintah melakukan perubahan yang salah satunya adalah Mengubah Asesmen Nasional yang diukur melalui 3 instrumen yaitu :
1. Asesmen Kompetensi Minimum
2. Survey Karakter
3. Survey Lingkungan Belajar
 
Apa AKM??,
Bagaimana diksanakan?? 
Untuk apa dilaksanakan AKM??
Jangan sampai kita salah memahami AKM. Semua pertanyaan kita akan terjawab.
Pada Program Guru Belajar seri AKM kita akan mendapat penjelasan yang lengkap tentang semua itu.
Karena itu, Mari Bapak/Ibu guru kita mengikuti program ini melalui laman ;  https://gurubelajar.kemdikbud.go.id      
atau klik : Disini

dengan menggunakan akun sim PKB masing-masing, dan jangan lupa paswordnya. Jika Bapak/Ibu guru lupa pasword, silahkan menghubungi ketua komunitas untuk mereset kembali pasword.

Beberapa hal penting yang bisa kita dapat terkait AKM bisa dibaca pada buku dibawa ini.
Buku : Download
PPt : Download 
Vidio : Download

Semoga Bermanfaat
Sorta C I Panjaitan











Belajar dengan memanfaatkan Akun Belajar repost dari 16/02/2021

 


Mendengar lauching akun belajar oleh Mentri Pendidikan, Bapak Nadiem Makarim, membangkitkan semangat belajar saya. Saya sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum meminta operator segera menarik akun guru belajar dari dapodik serta membagikan ke guru dan siswa.

Mengikuti pelatihan memanfaatkan akun guru belajar dari dua organisasi, akibat semangat yang berapi-api. Matematika Nusantara dan PPPPTK Matematika. Berawal mencoba mana yang diterima, ternyata keduanya diterima. Bahkan saat diujung pergantian tahun 2020, saya harus berkutak dengan tugas yang akan dikirimkan.

Dengan modal pelatihan itu, saya mampu melaksanakan pembelajaran menggunakan, akun belajar.
Fasilitas yang luar biasa dari Google Suite for Education.
Membantu melancarkan pembelajaran di masa Pandemi Covid 19.


GOOGLE SUITE FOR EDUCATION Re post dari 15/11/2022

 

GOOGLE SUITE FOR EDUCATION DI MASA PANDEMI CORONA

Perubahan yang drastis dalam dunia Pendidikan harus terjadi akibat Pademi Corona. Kejenuhan siswa belajar dari rumah, ketidaksiapan guru menggunakan teknologi untuk pembelajaran, kepedulian orang tua mengajari anak dirumah, keterjangkauan fasilitas internet, dan masih banyak lagi masalah yang terjadi di dunia Pendidikan.

Jangan biarkan anak-anak stres, jangan biarkan orangtua stress, jangan biarkan guru stress, jangan biarkan Pak Mentri beserta jajarannya juga stress. Mari berbuat, mari berkarya, apa yang bisa kita lakukan, lakukan dengan senang hati, lakukan dengan gotong royong. Kita bergerak Bersama membangkitkan Pendidikan Indonesia.

Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Organisasi Penggerak mulai dibentuk sebagai aksi untuk mengatasi masalah ini. Jaringan yang diharapkan mampu menggerakkan Pendidikan, jangan sampai Pendidikan kita mati suri. Anak-anak lupa dengan pelajaran yang dulu dipelajarinya, tetapi juga hanya sedikit pengetahuan yang di dapat karena keterbatasan ini.

Teknologi memegang peranan dalam masa pandemi ini. Google, Microsoft memberikan produk-produk baru agar dapat membantu proses pembelajaran. Google Suite for Education adalah produk Google yang diberikan Pemerintah untuk dibagikan kepada guru dan siswa disekolah.

Google sudah sangat familiar bagi para guru dan siswa. Bisa dipastikan semua siswa atau yang punya android punya akun google. Dengan sedikit mempelajari kembali, pastilah google suite for education (GSE) dapat diterima di dunia Pendidikan.

Pemerintah membagikan akun GSE kepada seluruh siswa dan guru secara gratis. Bagaimana caranya agar sebebelum bulan juli 2021, siswa dan guru sudah mengetahui akunnya dan mengaktivasi akun masing-masin, agar jangan sampai tidak aktif. Langkah yang tepat google melakukan penjaringan  trainer-trainer untuk mensosioalisasikan GSE diseluruh pelosok Indonesia.

Pemerintah pusat sudah memfasilitasi, bagaimana dengan dinas Pendidikan Propinsi dan Kabupaten, tidakkan google mampu menggandeng Dinas Pendidikan agar membuka peluang bagi guru dan siswa agar mengetahui fasilitas dan keunggulan GSE disbanding dengan akun biasa yang selama ini mereka miliki.

Bukan hanya guru saja yang perlu dilatih, siswa juga perlu bimbingan agar mampu menggunakan GSE, jangan biarkan siswa menjadi stress ketika tiba-tiba mereka dipaksa menggunakan produk-produk google yang baru. Mungkin kedepan google membuat produk game untuk Pendidikan untuk menghilangkan kejenuhan sisiwa. Membuat produk papan tulis yang digunakan guru untuk mengajar, atau inovasi-inovasi lain yang ditunggu untuk menampung kebutuhan dunia Pendidikan di era pandemi korona ini.

Google bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam Pendidikan adalah Langkah yang tepat. Jangan sampai Langkah yang tepat ini terhenti karena di daerah akun GSE tidak dibagikan ke guru dan siswa, atau karena ketinggalan kebahaaruan produk dibanding dengan perusahaan lain.

 

Trimakasih Google untuk produk google for educationnya

Salam Pendidikan

Sorta Corie Ivana Panjaitan


FILOSOFI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA Repost 7 Mei 2021

 Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang biasa dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara

Pengenalan saya selama ini tentang KHD (Ki Hajar Dewantara) sebatas Prapta Triloka dan 2 Mei adalah hari kelahiran Ki Hajar Dewantara. Ternyata banyak hal tentang pendidikan  yang patut kita pahami dan terapkan dari filosophi Ki Hajar Dewantara.

Menghamba kepada anak adalah bentuk kalimat yang sangat ekstrim terdengar bukti kebepihan KHD kepada peserta didik. Berpusat pada peserta didik, apapun yang kita lakukan disekolah sebagai pendidik adalah tujuannya untuk kemajuan anak didik kita. Meskipun peserta didik tidak perduli dengan apa yang kita, lakukan kita tetap harus memberikan kepedulian untuk anak didik.

Bukan hal yang gampang dilakukan, kalau kita mengikuti naluri kemanusiaan kita, banyak hal yang harus kita kerjakan, banyak lagi yang harus kita pikirkan. bagaimana kita bisa merepresentasikannya di dalam kelas atau dilingkungan sekolah. KHD juga memberi jawaban untuk pertanyaan itu, yaitu suci hati dalam mendekatkan anak, sehingga kita tidak melakukan hitung-hitungan saat mendidik anak. Tidak mengharapkan imbalan dari apa yang kita lakukan. Memandang anak dengan rasa hormat, karena merekalah yang akan memimpin bangsa ini.

Dalam mendidik kita hanyalah seorang petani atau tukang kebun yang diberi bibit untuk ditanam dan dipelihara agar menghasilkan buah atau berguna dengan baik. Guru tidak bisa membuat pohon cabai menghasilkan tomat. Artinya setiap anak sudah memiliki kodratnya. Kita sebagai guru tidak menentang kodrat alam, kodrat zaman dan kodrat keadaan. Menuntun siswa mencapai kodratnya adalah tugas guru

Menciptakan perubahan Budi Pekerti Siswa, budi pekerti ialah cipta, rasa dan karsa serta raga. Kesempurnaan dalam budi pekerti akan menghasilkan orang yang bijaksana. Kebijaksanaan yang dimiliki oleh setiap generasi muda akan menghasilkan peradaban bangsa Indonesia kedepannya.

Setelah saya mengikuti Pendidikan Calon Guru Penggerak, guru yang dituntut oleh KHD adalah guru yang terpilih bukan guru sembarangan. Sekolah pendidikan guru, tamat dengan ijazah lantas mengajar maka menjadi guru. Bukan.. mari wahai guru kita pahami lagi, guru adalah manusia pilihan, manusia spesial yang mencipatakan peradaban suatu bangsa. 



Pendidikan Calon Guru Penggerak Kab. Simalungun Tahap 2 Tahun 2021


Nilai dan Peran Guru Penggerak Repost 7 Mei 2021

 

 Nilai dan Peran Guru Penggerak

Mandiri adalah kecakapan intrinsik untuk melakukan sesuatu atau mengatasi masalah tanpa tergantung pada orang lain. Seorang guru penggerak tidak serta merta berhenti ketika orang disekitarnya tidak mendukung dengan program baik yang direncanakan.

Reflektif dalam pemikiran saya sebagai guru matematika berasal dari kata refleksi atau pencerminan. refletif adalah kegiatan kita bercermin terhadap apa yang sudah kita lakukan atau kita alami. Dalam hal ini adalah reflesi untuk kegiatan pada pendidikan calon guru penggerak. Dengan reflektif/pencerminan ini, kita dapat melihat siapa diri kita dari apa yang sudah kita pelajari. apa kelebihan dan kekurangan kita, apa yang perlu diperbaiki dan apa yang bisa semakin kita tingkatkan

Kolaboratif adalah berkerjasama dengan baik memberdayakan perbedaan yang dimiliki untuk dapat mencapai tujuan bersama. Saat melakukan pembelajaran di kelas, saat ini sangat diperlukan kerjasama dengan guru matapelajaran lain bahkan dengan guru mata pelajaran yang berbeda

Inovatif berasal adalah, ide baru untuk mengatasi masalah. Daya inovatif yang dimiliki membuat terbuka nya peluang untuk mengatasi masalah, tidak mundur, melakukan hal-hal yang luar biasa yang baik untuk mencapai tujuan. Dengan daya inovatif guru penggerak, keindahan akan didapat dan kebosan itu akan terlewati.

Berpihak pada murid, berorientasi kepada murid, dalam pendidikan berkiblat kepada murid. Setiap apa yang kita lakukan tujuannya untuk keberhasilan murid. bukan untuk keberhasilan guru. Karena keberhasilan murid itulah yang menjadi keberhasilan bagi guru. Guru tidak hebat jika muridnya tidak berhasil, berbagai prestasi guru tidak berarti jika tidak didahului oleh keberhasilan siswa. Maka dalam melakan program rencana tetap untuk memajukan murid. Saat kita mengikuti lomba katakanlah lomba membuat media pembelajaran tujuan kita bagaimana agar media ini bisa dimanfaatkan siswa dan memahamkan siswa tentang materi itu. kurang tepat jika media itu sangat bagus atau canggih tetapi bila media itu tidak dapat diterapkan/digunakan oleh siswa kita, atau media itu tidak memberikan pemahama kepada anak secara keilmuan dan karakter.

Perannya dapat dilihat dari gambar dibawah ini.






Budaya Positif di Sekolah Repost 22/07/2021

 



Menumbuhkan Budaya Positif di Sekolah


Mengikuti progra guru penggerak adalah bagian merupakan hal yang membanggakan. Dalam program ini banyak hal baik yang kita ketahui untuk diterapkan pada pserta didik Profil Pelajar Pancasila perlu ditanamkan didalam diri peseta didik. Dimulai dari membiasakan hal-hal kecil di dalam pembelajaran di kelas. Sebagai seorang guru matematika saya memulai menumbuhkan budaya positif didalam diri anak melalui pembelajaran matematika di kelas saya.

Saat penerimaan rapor seorang siswa mengambil rapor tidak sesuai jadwal (terlambat), saya mendengar sang guru menanyakan tentang perkalian 8 x 7 tetapi tidak bisa dijawab. Pengalaman lain saya dengan pedagang nasi yang tidak bisa menjumlahkan biaya makan saya dan tema dengan menu yang sama, yang justru bertanya kalau 17.000 tiap orang, berdua berapa kak? Teman saya justru bertanya ke saya karena saya guru matematika. Saya berpikir bagaimana dia bisa berdagang jika operasi sederhana belum lancar. Hal diatas adalah kenyataan yang mungkin sering kita lihat disekitar kita dan menjadi tantangan dalam membuat rancangan sederhana ini.

Membuat kesepakatan dikelas agar siswa mau belajar hal-hal sederhana dalam pembelajaran Matematika. Menyadarkan siswa sangat perlu mengetahui matematika sederhana dalam kehidupan sehari. Dan menanamkan sikap-sikap bekerja keras, pantang menyerah dalam pembelajaran. Dari hal diatas dibuatlah rencana dengan tujuan, dan rencana tindakan seperti berikut.

Tujuan

Malatih siswa membuat kesepakatan dalam pembelajaran matematika dasar yang penting dalam kehidupan semisal pejumlah berulang atau perkalian dan materi lain yang ada dikurikulum.


Tindakan yang akan saya lakukan 

1.   Merancanakan Pertemuan dengan guru matematika disekolah (MGMP)

2.   Berdiskusi dengan guru-guru matematika disekolah terkait penanaman sikap (Profil Pelajar Pancasila) melalui pembelajaran matematika dan memilih materi penting yang akan dikuasai oleh siswa.

3.   Membuat suatu kesepakatan kelas, dengan lebih terbuka kepada anak, menerima siswa apa adanya,

4.   Membangun pemikiran anak, tidak memaksakan anak, terutama dalam memahami pelajaran matematika yang mungkin tidak begitu disenangi oleh siswa.

5.   Memberikan gambaran konsekuensi-konsekuensi jika mereka tidak memahami matematika.

6.   Merancang pembelajaran yang menarik agar peserta didik mau belajar matematika dengan senang hati.

7.   Berdiskusi dengan kepala sekolah dan guru-guru terkait masalah siswa yang belum bisa mengikuti atau belum aktif dalam pembelajaran daring.


Dukungan yang dibutuhkan

Dukungan dari orangtua, teman guru dan kepala sekolah.

Alat yang dibutuhkan karena sekolah melaksanakan pembelajaran daring, perlu dukungan dari orantua dalam memfasilotasi siswa.

Kebijakan dari sekolah dalam membantu siswa yang terkendala karena fasilitas dengan mengizinkan beberapa siswa membuat tatap muka.


Pelaksanaan 


Dimulai dengan rapat kecil guru mata pelajaran matematika melalui mgmp, untuk membahas masalah-masalah yang dihadapi dalam pembelajaran matematika di kelas. Ditambah dengan distrubsi yang dialami dunia pendidikan  akibat dari pandemi ini.


Tidak banyak yang bisa kita harapkan dukungan dari sekolah apalagi secara materil, kita berusaha memperbaiki apa yang bisa kita lakukan bersama dengan anak didik dan beberapa guru yang tergerak untuk memberikan hati bagi peserta didik.

Dimulai dengan mebuat pertemuan online dengan anak didik menggugah anak didik bertapa pentingnya belajar matematika, agar rasa takut dan tidak perduli dengan pembelajaran meskipun pembelajaran daring. kami membuat suatu kesepakatan kelas.


Mencoba melakukan perubahan kecil dikelas agar menjadi Budaya Positif siswa dalam pembelajaran Matematika.

Salam Bahagia
Sorta C I Panjaitan

Tugas 1.4.a.10 Aksi Nyata-Budaya Positif

Selasa, 12 Juli 2022

Wisuda Guru Coach Profesional Indonesia Emas

Wisuda Guru Coach Profesional Indonesia Emas Batch 2

Masyarakat Coach Indonesia Emas, membuat pelatihan untuk menjadi Coach untuk memfasilitasi siswa dan guru di sekolah.





Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmatNya saya dapat
menyelesaikan kursus ini, bukan karena kehebatan saya tetapi karena bantuan dan dukungan Coach.

Banyak tantangan yang dihadapi ditengan pelatihan online Guru Coach Indonesia Emas, kesulitan dalam menyamakan jadwal, kehilangan sinyal, mati lampu dan lain sebagainya. Akhirnya bisa menyelesaikan kegiatan ini adalah suatu kebahagiaan. 

Di sesi wisuda ini, saya membuat pantun

Coaching adalah proses memfasilitasi tujuan
Menemukan langkah terbaik, sumber daya yang diperlukan|
Senang hati dibimbing Coach yang dermawan
Menerima teman kolaborasi yang tak pernah terbayangkan

Guru Coach Profesional Indonesia Emas 
Baagian Masyarakat Coach Indonesia
Semoga Kami dapat mencipta Generasi Emas
Dengan menerapian Ilmu coaching yang ditrima

Bunga melati putih mewangi
Memahkotai par pengantin wanita
Banyak trimakasih dari dalam hati
Mohon maaf bila ada salah laku dan kata.




REGULAR COURSE SEAMEO RECSAM 2017 repost dari 13 Mei 2017

 Regular Course Seamolec Recsam 2017 Sebulan tidak masuk mengajar di SMP Negeri 2 Siantar, digantikan oleh Miss Sumanni Saragih. Semoga sisw...